Minggu, 23 Oktober 2016

Bab 4 Perangkat Internet Dan Cara Koneksi Ke Internet/Intranet

PERANGKAT KERAS UNTUK MENGAKSES INTERNET
Untuk  Menghubungkan computer ke Internet, diperlukan beberapa perangkat tambahan.  Tiap-tiap jenis koneksi  internet memerlukan perangkat yang berbeda dari segi macam dan jumlahnya. Berikut perangkat internet menurut jenis koneksi yang digunakannya:
A.  Menggunakan Koneksi Dial Up  dan ADSL
Hubungan yang paling sederhana sebuah komputer ke jaringan Internet adalah dengan memanfaatkan jalur telepon yang terdapat di kantor atau di rumah. Jenis hubungan ini sering disebut dial up connection. Perangkat keras yang diperlukan untuk menghubungkan komputer dan Internet dengan hubungan dial up adalah sebagai berikut.
1. Modem (Modulator Demodulator)
Modem adalah sebuah perangkat yang berfungsi untuk mengubah data analog menjadi data digital pada saat komputer mengambil data, atau mengubah data digital menjadi data analog pada saat komputer mengirimkan data. Terdapat dua jenis modem menurut penempatannya, yaitu modem eksternal dan model internal. Modem eksternal adalah modem yang ditempatkan di luar komputer dan dapat dipindah-pindah dari satu komputer ke komputer lain. Sedangkan, modem internal adalah modem yang sudah terpasang di dalam komputer (terpasang langsung kemotherboard komputer). Keuntungan menggunakan modem internal adalah harga relative murah. Adapun kekurangannya, adalah tidak fleksibel dalam penggunaannya karena harus bongkar pasang kartu modem. Sementara itu, modem eksternal adalah perangkat modem yang terpisah dengan sistem unit CPU dan dihubungkan dengan komputer lewat kabel atau frekuensi. Penggunaan modem eksternal ini memiliki keuntungan yaitu dapat dipindahkan dari satu komputer ke komputer lain dengan mudah. Selain itu lebih aman dari gangguan petir. Adapun kerugiannya yaitu harganya relatif lebih mahal.
2. Splitter
Splitter adalah alat untuk memisahkan sesuatu, dalam hal ini adalah memisahkan frekuensi rendah dan frekuensi tinggi. Frekuensi rendah disini yaitu voice. sedangkan frekuensi tinggi nya yaitu Data. Nah, dengan adanya Splitter, pengguna Teknologi ADSL bisa bertelephone ria sambil berinternetan ria juga. Tanpa harus memutuskan saluran Telepone untuk berinternetan. Teknologi ADSL diterapkan di salah satu produk PT. Telkom Indonesia, yaitu SPEEDY.
Yang port line itu dihubungkan ke kabel telephone yg dari Telkom ( DP = Distribution Point ), lalu yang port phone dihubungkan ke Perangkat Telephone, dan yang terakhir port ADSL dihubungkan ke Modem. nah alat pengubung di Splitter menggunakan kabel RJ-11. dan untuk menghubungkan dari Modem ke PC agar menjadi sebuah LAN ( Local Area Network ) kita gunakan kabel RJ-45. Setelah itu nyalakan modem dan PC dan siaplah kita berinternet.
B. Melalui GPRS – 3G dan HSDPA
Akses internet melalui Tiga jenis jaringan ini menggunakan gelombang radio sebagai penghubung komputer dengan jaringan internet. Akses internet melalui ketiga jenis Jaringan ini membutuhkan telepon selular yang sudah ada Modem GPRS Built-In didalamnya dan sim card yang dilengkapi fasilitas GPRS, 3G atau HSDPA. Selain itu kita harus menyediakan kabel data, sinar infrared, atau bluetooth untuk menghubungkan handphone dengan komputer, atau yang paling praktis menggunakan Modem USB atau Moden PCMCIA Card (GSM atau CDMA, sesuai dengan jaringan yang tersedia). Akses dengan ketiga jenis jaringan ini memiliki kelebihan yaitu akses dapat dilaksanakan walaupun alat komunikasi atau pengguna bergerak. Berikut adalah Gambar koneksi Jaringan dan perangkat yang digunakan beserta fungsinya:
Gb.7 Koneksi Internet melalui Jaringan GPRS/3G/HSDPA
1.  Modem USB
Modem USB dan PCMCIA Card berfungsi untuk menangkap sinyal Radio (GPRS/3G/HSDPA) yang dipancarkan dari BTS (GPRS gateaway) operator telephone seluler dan mentransfer sinyal tersebut ke dalam system komputer (CPU) untuk di proses dan selanjutnya dikoneksikan ke Internet network system yang ada di PC  sehingga sinyal internet tersebut bisa diakses oleh Browser.
2. Bluetooth dan Kabel Data
Bluetooth (baik Bluetooth Built In atau Bluetooth external) atau Kabel data yang terpasang pada Personal Computer  berfungsi untuk menangkap/meneruskan sinyal data internet yang telah diproses oleh Modem Built In pada perangkat Handphone dan dipancarkan melalui perangkat Bluetooth Handphone atau ditransmisikan melalui port serial (kabel Data) Handphone ke system Komputer (CPU).
C. Melalui Jaringan WiFi (Wireless Fidelity)
WiFi adalah jaringan tanpa kabel yang menggunakan gelombang elektromagnetik frekuensi tinggi untuk mengirimkan data. Gelombang yang umum digunakan di Indonesia berada pada frekuensi 2,4 GHz, dan 5,6 GHz. Hubungan akses internet melalui jaringan WiFi sebaiknya hanya digunakann jika memang penggunaan jalur dengan kabel tidak dimungkinkan. Perangkat tambahan yang diperlukan untuk mengkoneksikan PC ke internet melalui jaringan WiFi  adalah  Card WiFiatau Wireless Lan Card (card WLan). Perangkat ini berfungsi untuk menangkap gelombang Radio ( sinyal wifi ) yang dipancarkan oleh perangkat Radio Wifi (Access Point). Notebook dan netbook biasanya sudah ada perangkat wifi-nya, shingga tidak perlu menambah perangkat wifi lagi, tinggal mengkoneksikan saja. Card Wifi mempunyai tiga jenis model yaitu: Card Wifi jenis PCI, PCMCIA Card dan WiFi USB.
D. Melalui Jaringan LAN
Agar dapat terhubung dengan komputer server di LAN, maka komputer kita harus dilengkapi dengan perangkat tambahan, yaitu:
1. LAN Card
Lan Card berfungsi untuk menerima data yang yang ditransfer melalui Kabel UTP dan Connector RJ-45 yang selanjutnya akan diproses dan diteruskan ke CPU komputer.
E. Menggunakan Jaringan Satelit V-SAT
      Mengakses internet melalui jaringan satelit tidak sama dengan mengakses internet melalui jaringan yang lain, untuk jaringan selain satelit kita hanya perlu perangkat tambahan, sebab perangkat utama biasanya sudah disediakan oleh penyedia jasa jaringan internet,  tapi untuk jaringan satelit kita harus menyediakan semua perangkat yang diperlukan Catatan: apabila seseorang menggunakan satelit, itu artinya orang tersebut akan mendirikan penyedia Jasa jaringan Internet (mendirikan Warnet). Supaya Komputer bisa akses Internet melalui Jaringan Satelit, maka dibutuhkan perangkat-perangkat sebagai berikut:
1. Antena Satelit
Antena berfungsi untuk memancarkan dan menerima gelombang radio RF. Antena yang dipakai dalam komunikasi VSAT adalah sebuah solid dish antenna yang memiliki bentuk parabola.
2. Modem Satelit
    Modem berfungsi untuk memodulasikan sinyal informasi digital ke sinyal pembawa analog dan juga sebalikya memisahkan sinyal informasi digital dari sinyal pembawa analog.
3. Kabel UTP dan Connector RJ-45
4. Lan Card
F. Melalui Jaringan TV Kabel
    
Mengakses internet melalui TV kabel membutuhkan perangkat tambahan sebagai berikut:
  1. Modem kabel
  2. Kabel UTP
  3. Connector RJ-45
  4. Splitter TV Kabel (biasanya sudah disediakan oleh Penyedia jasa TV kabel)
                         
II. PERANGKAT JARINGAN UNTUK MENGAKSES INTERNET
1.  Modem (Modulator Demodulator)
Modem adalah sebuah perangkat yang berfungsi untuk mengubah data analog menjadi data digital pada saat komputer mengambil data, atau mengubah data digital menjadi data analog pada saat komputer mengirimkan data
Catatan:
a. Untuk jaringan Wifi posisi Modem digantikan dengan Access Point (Radio) dari jenis Outdoor dan disetting sebagai AP Client (Station Infrastucture) dan dilengkapi dengan antena
b. Untuk jaringan Satelit, Modem dihubungkan terlebih dahulu dengan Antena Satelit.
c. Untuk Jaringan Dial-Up dan ADSL,
2. Mikrotik/Router    
    Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. SedangkanMikrotik fugsinya sama dengan router, hanya lebih lengkap antaralain bisa digunakan mulai dari pengaturan bandwidth, firewall, hotspot gateway dan web proxy.
3. Acces Point
    Fungsi access point adalah sebagai Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel para client. Fungsi utama ACCSESS POINT adalah menyediakan akses jaringan wifi (Wireless), baik itu sebagai AP, AP-Client, Repeater. Acces point yang digunakan didalam ruangan atau untuk jarak yang pendek biasanya menggunakan acces point dari jenis AP Indoor
4. HUB/Switch
    Hub adalah perangkat jaringan yang berfungsi untuk menerima pesan dan mengirimkannya ke semua perangkat lain yang terhubung ke jaringan tersebut sedangkan Switch fungsinya sama seperti HUB akan tetapi kemampuannya lebih baik daripada Hub, yaitu mampu mengirimkan informasi yang diterimanya hanya ke perangkat yang dituju olen informasi tersebutModem dihubungkan terlebih dahulu dengan Jaringan Telephone.
5. Kabel UTP dan Konektor RJ-45
 Kabel UTP berfungsi untuk mentransmisikan data dari HUB/SWITCH ke Komputer pengguna (client), sedangkan konektor RJ-45 berfungsi untuk meneruskan/menghubungkan data dari HUB dan Kabel UTP ke LAN Card.

Bab 3 Mengenal Kecepatan Akses Internet

Mengenal Ukuran Kecepatan Akses Internet

Bagaimana cara pengukuran kecepatan koneksi ini ?
Ketika ada membaca halaman ini, maka pada saat yang bersamaan kami mengirimkan data biner dengan ukuran tertentu. Pada waktu sebelum data tersebut dibaca oleh komputer anda, server kami akan mencatat waktu pada saat itu. Begitu data selesai dibaca, server juga mencatat waktu akhir pembacaan. Berdasarkan ukuran file dan selang waktu yang dibutuhkan untuk membaca data tersebut, maka kami dapat menentukan kecepatan koneksi anda. untuk lebih mengetahui pengukuran kecepatan internet silahkan klik di http://sijiwae.net/speedtest atau  http://speedtest.indosatm2.com/

Kenapa hasil pengukurannya berubah-ubah ?

Kecepatan koneksi internet pada dasarnya tergantung banyak faktor. Seperti halnya jalan raya yang memiliki banyak tikungan dan jalan dengan batas kecepatan yang bervariasi, koneksi internet memiliki berbagai jenis perangkat (modem, PC, server, router, dll) dari berbagai penyelenggara jaringan yang berbeda. 
Karena itu kecepatan koneksi secara keseluruhan sangat bergantung dari kesibukan dan performansi perangkat yang dilalui baik dari PC dan modem anda, jaringan ISP, interkoneksi dari ISP ke jaringan TelkomNet (jika menggunakan ISP selain Telkom) dan juga kesibukan server. 
Untuk menghasilkan data yang relatif stabil, anda dapat mencoba pengukuran pada jam diluar jam sibuk. Jangan lupa pada saat melakukan pengukuran untuk tidak menjalankan program lain pada PC anda (apalagi melakukan koneksi internet / download ke situs lain) karena akan mempengaruhi akurasi pengukuran. 

Kenapa kecepatan akses saya lebih rendah dari yang ditampilkan pada Windows PC saya?

Tampilan koneksi pada Windows (pada layar kanan bawah) tidak menggambarkan kecepatan koneksi secara real. Sebagai contoh, tampilan koneksi pada satu PC bisa mencapai 56 kbps atau bahkan 115 kbps. Angka tersebut lebih menunjukkan kecepatan antara PC ke modem. Sedangkan kecepatan yang sebenarnya harus diukur dari komputer anda ke server tujuan. 
Kecocokan driver modem juga sangat mempengaruhi. Pada satu kasus, koneksi menggunakan modem yang sama dengan driver yang berbeda memberikan kecepatan koneksi real yang berbeda, walaupun pada layar windows tertera kecepatan yang hampir sama.
Faktor apa yang menyebabkan koneksi lambat, bagaimana solusinya ?

Dari sisi pengguna, kemampuan PC dan terutama kecocokan modem sangat mempengaruhi kecepatan koneksi antara pengguna ke RAS ISP (TelkomNet) terdekat. Gunakan PC yang cukup dan modem dengan driver yang mendukung protokol 56 kbps V.90. 
Masalah modem ini sangat penting mengingat RAS TelkomNet menggunakan teknologi V.90 dengan koneksi digital. Agar dapat bekerja maksimal, protokol ini membutuhkan saluran yang bersih dengan modem yang andal sehingga kecepatan dapat di-ajustbila diperlukan. Pada beberapa software driver modem, perubahan kecepatan akanmenyebabkan diskonek atau bahkan mengalami kegagalan login (gagal negoisasi speed pada saat handshaking).  
Bagi anda yang mengakses dari ISP lain, kecepatan menggunakan pengukuran halaman ini sangat bergantung dari koneksi antara ISP anda ke TelkomNet.

Saya menggunakan modem 56 K, kenapa kecepatannya selalu dibawah 56 K ?

Koneksi modem kecepatan 56 Kbps hanya dapat terjadi dengan berbagai syarat, antara lain koneksi RAS (Remote access Server = modem pool) ke sentral telepon secara digital (E1), sambungan kabel telepon lokal yang bersih dan bebas interferensi.
Tidak semua ISP menggunakan akses digital E1, sehingga walaupun menggunakan modem 56 K tetapi kecepatan tersebut tidak akan pernah tercapai. Walaupun ISP menggunakan sambungan digital E1 (seperti CJY-Net dan jaringan TelkomNet lain), kualitas kabel telepon lokal sangat berpengaruh kecepatan maksimal yang bisa dicapai. 
Pada kenyataannya akses dengan kecepatan penuh 56Kbps sangat jarang terjadi, kecuali di daerah dekat sentral telepon. Biasanya kecepatan yang terjadi berkisar 41-50 Kbps. Hal ini bukan cuma terjadi di Indonesia, tetapi juga di luar negeri. Bahkan di Amerika, FCC dengan pertimbangan mengurangi interferensi, membatasi kecepatan hingga 53 Kbps.

Mengenal Ukuran Kecepatan Akses Internet

Written by pak_w. Posted in Internet & Intranet
Kecepatan akses internet sama dengan kecepatan akses transfer data. Dalam bidang telekomunikasi dan komputer, kecepatan transfer data adalah jumlah data dalam bit yang melewati satu media tertentu dalam satu detik. Umumnya ditulis dalam bit perdetik ( bit per scond) dan disimbolkan dengan bit/s atau bps.
Tabel Kecepatan Transfer Data
Kecepatan
Simbol
Keterangan
Aplikasi
1.000 bit/s
1 kbit/s atau 1 kbps
1 kilobit atau seribu bit per detik
Rata-rata kecepatan internet dial-up di Indonesia saat ini adalah 56 kbps
1.000.000 bit/s
1 Mbit/s atau 1 Mbps
1 Megabit atau sejuta bit per detik
Kecepatan transfer data melalui komunikasi tanpa kabel (wireless) pada 2,4 GHz adalah 2 Mbps sedangkan kecepatan sebuah switch standar adalah 100 Mbps
1.000.000.000 bit/s
1 Gbit/s atau 1 Gbps
1 gigabit atau satu milyar bit per detik
Kecepatan sebuah switch dengan teknologi Gigabit adalah 1 Gbps

Apabila kita mempelajari kecepatan transfer data maka kita tidak akan lepas dari istilah-istilah download, upload, downstream, upstream dan usage. Mari kita bahas arti dari istilah-istilah tersebut :
  1. Download adalah kegiatan menyalin data/file/aplikasi dari sebuah komputer yang terhubung dalam sebuah jaringan ke komputer lokal. Untuk melakukan kegiatan download pengguna komputer harus melakukan permintaan terhadap data/file/aplikasi tersebut pada suatu halaman web.
  2. Upload adalah kebalikan dari proses download. Jadi upload dapat diartikan sebagai kegiatan menyalin data/file/aplikasi dari komputer lokal ke internet (server).
  3. Downstream adalah kecepatan aliran data ketika pelanggan sedang melakukan download dengan kecepatan maksimum sampai dengan 284/512 Kbps.
  4. Upstream adalah kecepatan aliran data ketika pelanggan sedang melakukan upload dengan kecepatan maksimum sampai dengan 64 Kbps.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kecepatan Akses Internet
Saat kita mengakses internet kadang terasa cepat dan kadang terasa lambat. Banyak factor yang mempengaruhi kecepatan akses internet tersebut. Koneksi internet menggunakan banyak perangkat dari penyedia layanan yang berbeda. Faktor-faktor yang mempengaruhi kecepatan akses internet adalah:
1. Unit Komputer
Komputer sangat berperan dalam kecepatan akses internet karena di dalam komputer ada harddisk, RAM, dan Processor yang berperan penting pada proses kerja komputer tersebut. Bila hardisk yang dipakai berkecepatan rendah maka kecepatan akses internet pun juga rendah, begitu juga bila menggunakan RAM atau Processor yang kecepatannya rendah, ini sangat mempengaruhi kecepatan akses internet.
2. Modem
Modem juga sangat mempengaruhi kecepatan akses internet. Modem mempunyai kecepatan yang berbeda-beda. Modem yang sering digunakan adalah modem yang berkecepatan 56 kbps.
3. Jaringan Komunikasi yang digunakan untuk Akses Internet.
Untuk mengakses internet kita bisa menggnakan layanan line telephone, CDMA, GPRS, dan satelit. Masing-masing layanan tersebut mempunyai kecepatan yang berbeda-beda. Kecepatan yang paling rendah adalah menggunakan line telephone.
4. Besar Bandwidth
Bandwidth adalah luas atau lebar cakupan frekuensi yang digunakan oleh sinyal dalam medium transmisi. Bandwidth biasanya diukur dengan satuan Hertz. Semakin besar bandwidth yang disediakan oleh ISP, maka semakin cepat pula akses internetnya.
5. Jumlah pengguna yang mengakses server secara bersamaan
Kecepatan akses internet pada jam-jam tertentu biasanya sangat lambat, ini dikarenakan banyaknya pengguna internet yang mengakses internet secara bersamaan. Pada jam 08.00 – 15.00 WIB biasanya jaringan internet sedang sibuk-sibuknya. Untuk itu bila tidak mendesak lebih baik mengakses internet diluar jam tersebut.
Cara Mengukur Kecepatan Akses Internet
Hal-hal yang perlu diperhatikan agar pengukuran akses internet kita akurat adalah :
  1. Jika komputer anda berada dalam suatu jaringan dan semua komputer terhubung dengan internet, lebih baik pastikan komputer yang lain tidak sedang melakukan download atau upload dan lebih baik lagi dimatikan komputer selain server
  2. Sebaiknya anda melakukan koneksi internet pada PC router atau server saja jika tidak memungkinkan mematikan komputer yang lain. Anda hanya tinggal menonaktifkan jaringan lokal.
  3. Pastikan komputer anda bersih dari gangguan semua virus, apam atau spyware.

Setelah hal-hal di atas sudah anda kerjakan, maka sekarang waktunya untuk melakukan pengukuran kecepatan akses internet. Caranya adalah silahkan buka web CJY-Net. Dengan menggunakan web ini Anda dapat mengukur kecepatan koneksi menggunakan web browser, baik untuk akses via modem, leased line (Astinet), ADSL, cable modem, dan lain-lain. Pengukuran dengan CJY_Net relatif lebih akurat karena menggunakan jaringan internal. Jika Anda menggunakan modem 56 kbps, dan saluran telepon Anda cukup bagus, maka kecepatan koneksi >40 kbps. Jika kecepatannya jauh di bawah nilai tersebut mungkin driver modem yang anda pakai tidak cocok. Jika terjadi kesalahan silahkan lakukan Refresh.

Bab 2 Dasar-Dasar Sistem Jaringan Internet Dan Intranet

Jaringan Internet
          Internet merupakan jaringan rangkaian komputer dengan rangkaian komputer lain di seluruh dunia. Internet berguna untuk kita berkomunikasi dan bertukar informasi, file,data, suara, gambar dan sebagainya antara individu dan manusia diseluruh dunia. Internet adalah sebuah sistem komunikasi global yang menghubungkan komputer-komputer dan jaringan-jaringan komputer di seluruh dunia.


Jaringan Intranet

          Intranet merupakan sebuah jaringan yang dibangun berdasarkan teknologi internet yang didalam nya terdapat basis arsitektur berupa aplikasi web dan teknologi komunikas data. Intranet juga menggunakan protokol TCP/IP. Protokol ini memungkikan suatu komputer mengirimdan memberi alamat data ke komputer lain sekaligus memastikan pengiriman data sampai tujuan dengan tanpa kurang apa pun.



Manfaat Jaringan Komputer

• Secara umum, jaringan mempunyai beberapa manfaat yang lebih dibandingkan dengan komputer yang berdiri sendiri, diantaranya:Biaya atau sumber daya lebih efisien Misalnya, dengan satu printer dapat digunakan untuk banyak pengguna. 

• Menjaga informasi agar tetap andal dan up-to-date. Sistem penyimpanan data terpusat yang dikelola dengan baik memungkinkan banyak pengguna mengakses data dari berbagai lokasi yang berbeda, dan membatasi akses ke data sewaktu sedang diproses. 

• Mempercepat proses berbagi data (data sharing). Transfer data pada jaringan selalu lebih cepat dibandingkan sarana berbagi data lainnya yang bukan jaringan. 

• Kelompok-kerja berkomunikasi dengan lebih efisien.


Jenis-Jenis Jaringan

Secara umum, jaringan komputer dibagi atas tiga jenis, yaitu : 

• Local Area Network (LAN)

          Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (misalnya printer) dan saling bertukar informasi.




• Metropolitan Area Network ( MAN )

          Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.


 • Wide Area Network ( WAN )

          Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.



Topologi Jaringan

          Topologi jaringan adalah, hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan station. Topologi jaringan dapat dibagi menjadi 5 kategori utama seperti di bawah ini.

• Topologi Bintang ( Star )
• Topologi Cincin ( Ring )
• Topologi Mesh
• Topologi Pohon ( Tree )
• Topologi Bus 

          Setiap jenis topologi di atas masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Pemilihan topologi jaringan didasarkan pada skala jaringan, biaya, tujuan, dan pengguna.



Topologi Bintang ( Star )

          Topologi bintang atau yang lebih sering disebut dengan topologi star. Contoh alat yang di pakai disini adalah hub, switch, dll.

Karakteristik Topologi Star : 


• Setiap node berkomunikasi langsung dengan konsentrator (HUB).
• Bila setiap paket data yang masuk ke consentrator (HUB) kemudian di broadcast keseluruh node yang terhubung sangat banyak (misalnya memakai hub 32 port), maka kinerja jaringan akan semakin turun.

• Sangat mudah dikembangkan. 

• Jika salah satu ethernet card rusak, atau salah satu kabel pada terminal putus, maka keseluruhhan jaringan masih tetap bisa berkomunikasi atau tidak terjadi down pada jaringan keseluruhan tersebut.

• Tipe kabel yang digunakan biasanya jenis UTP.


Keuntungan Topologi Star :
• Cukup mudah untuk mengubah dan menambah komputer ke dalam jaringan yang menggunakan topologi star tanpa mengganggu aktvitas jaringan yang sedang berlangsung.

• Apabila satu komputer yang mengalami kerusakan dalam jaringan maka komputer tersebut tidak akan membuat mati seluruh jaringan star.

• Kita dapat menggunakan beberapa tipe kabel di dalam jaringan yang sama dengan hub yang dapat mengakomodasi tipe kabel yang berbeda.

Kekurangan Topologi Star : 

• Memiliki satu titik kesalahan, terletak pada hub.Jika hub pusat mengalami kegagalan, maka seluruh jaringan akan gagal untuk beroperasi. 

• Membutuhkan lebih banyak kabel karena semua kabel jaringan harus ditarik ke satu central point, jadi lebih banyak membutuhkan lebih banyak kabel daripada topologi jaringan yang lain. 

• Jumlah terminal terbatas, tergantung dari port yang ada pada hub.

• Lalu lintas data yang padat dapat menyebabkan jaringan bekerja lebih lambat.


Topologi Cincin ( Ring )



          Topologi ring digunakan dalam jaringan yang memiliki performance tinggi, jaringan yang membutuhkan bandwidth untuk fitur yang time-sensitive seperti video dan audio, atau ketika performance dibutuhkan saat komputer yang terhubung ke jaringan dalam jumlah yang banyak.
Karakteristik Topologi Ring : 

• Node-node dihubungkan secara serial di sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan seperti lingkaran. 

• Sangat sederhana dalam layout seperti jenis topologi bus.

• Paket-paket data dapat mengalir dalam satu arah (kekiri atau kekanan) sehingga collision dapat dihindarkan. 

• Problem yang dihadapi sama dengan topologi bus, yaitu: jika salah satu node rusak maka seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut. 

• Tipe kabel yang digunakan biasanya kabel UTP atau Patch Cable (IBM tipe 6).

Keuntungan Topologi Ring :


• Data mengalir dalam satu arah sehingga terjadinya collision dapat dihindarkan. 

• Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanan dari server. 

• Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat, karena data dapat bergerak kekiri atau kekanan.

• Waktu untuk mengakses data lebih optimal.

Kekurangan Topologi Ring :

• Apabila ada satu komputer dalam ring yang gagal berfungsi, maka akan mempengaruhi keseluruhan jaringan. 

• Menambah atau mengurangi komputer akan mengacaukan jaringan.

• Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.


Topologi Mesh

          Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links).
Karakteristik Topologi Mesh : 

• Topologi mesh memiliki hubungan yang berlebihan antara peralatan-peralatan yang ada. 

• Susunannya pada setiap peralatan yang ada didalam jaringan saling terhubung satu sama lain. 

• Jika jumlah peralatan yang terhubung sangat banyak, tentunya ini akan sangat sulit sekali untuk dikendalikan dibandingkan hanya sedikit peralatan saja yang terhubung.

Keuntungan Topologi Mesh : 

• Keuntungan utama dari penggunaan topologi mesh adalah fault tolerance. 

• Terjaminnya kapasitas channel komunikasi, karena memiliki hubungan yang berlebih. 

• Relatif lebih mudah untuk dilakukan troubleshoot.

Kekurangan Topologi Mesh : 

• Sulitnya pada saat melakukan instalasi dan melakukan konfigurasi ulang saat jumlah komputer dan peralatan-peralatan yang terhubung semakin meningkat jumlahnya.



Topologi Pohon ( Tree )

          Topologi Jaringan Pohon (Tree) Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi.
          Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer .Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul (node). Pusat atau simpul yang lebih tinggi tingkatannya, dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah tingkatannya. Data yang dikirim perlu melalui simpul pusat terlebih dahulu. Misalnya untuk bergerak dari komputer dengan node-3 kekomputer node-7 seperti halnya pada gambar, data yang ada harus melewati node-3, 5 dan node-6 sebelum berakhir pada node-7. Keungguluan jaringan model pohon seperti ini adalah, dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat.
          Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan. Adapun kelemahannya adalah, apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.



Topologi Bus

          Dalam topologi ini masing masing komputer akan terhubung ke satu kabel panjang dengan beberapa terminal, dan pada akhir dari kable harus di akhiri dengan satu terminator. Topologi ini sudah sangat jarang digunakan didalam membangun jaringan komputer biasa karena memiliki beberapa kekurangan diantaranya kemungkinan terjadi nya tabrakan aliran data, jika salah satu perangkat putus atau terjadi kerusakan pada satu bagian komputer maka jaringan langsung tidak akan berfungsi sebelum kerusakan tersebut di atasi. Topologi ini awalnya menggunakan kable Coaxial sebagai media pengantar data dan informasi. Tapi pada saat ini topologi ini di dalam membangun jaringan komputer dengan menggunakan kabal serat optik ( fiber optic) akan tetapi digabungkan dengan topologi jaringan yang lain untuk memaksimalkan performanya.

Karakteristik Topologi BUS : 

• Node – node dihubungkan secara serial sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel ditutup dengan terminator.

• Sangat sederhana dalam instalasi.

• Sangat ekonomis dalam biaya.

• Paket-paket data saling bersimpangan pada suatu kabel.

• Tidak diperlukan hub, yang banyak diperlukanadalah Tconnector pada setiap ethernet card.

• Problem yang sering terjadi adalah jika salah satu node rusak, maka jaringan keseluruhan dapat down, sehingga seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.


Keuntungan Topologi BUS : 

• Topologi yang sederhana. 

• Kabel yang digunakan sedikit untuk menghubungkan komputer-komputer atau peralatan-peralatan yang lain. 

• Biayanya lebih murah dibandingkan dengan susunan pengkabelan yang lain. 

• Cukup mudah apabila kita ingin memperluas jaringan pada topologi bus. 

Kekurangan Topologi BUS : 

• Traffic (lalu lintas) yang padat akan sangat memperlambat bus. 

• Setiap barrel connector yang digunakan sebagai penghubung memperlemah sinyal elektrik yang dikirimkan, dan kebanyakan akan menghalangi sinyal untuk dapat diterima dengan benar. 

• Sangat sulit untuk melakukan troubleshoot pada bus.

• Lebih lambat dibandingkan dengan topologi yang lain.